4.  kas dan setara kas, arus dana
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

4. kas dan setara kas, arus dana

on

  • 2,405 views

 

Statistics

Views

Total Views
2,405
Views on SlideShare
2,405
Embed Views
0

Actions

Likes
1
Downloads
78
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

4.  kas dan setara kas, arus dana 4. kas dan setara kas, arus dana Presentation Transcript

  • KAS DAN SETARAKAS
  • DEFINISIStandar Akuntansi Keuangan (SAK) Kas adalah alat pembayaran yang siap dan bebas digunakan untuk membiayai kegiatan umum perusahaan”. Yang dimaksud dengan bank adalah sisa rekening giro perusahaan yang dapat dipergunakan secara bebas untuk kegiatan umum perusahaan.
  • POSISI KAS Kas merupakan satu-satunya pos yang paling penting dalam neraca. Karena berlaku sebagai alat tukar dalam perekonomian dan secara langsung atau tidak langsung hampir semua transaksi usaha berkaitan dengan kas
  • SIFAT-SIFAT KAS Kas terlibat dalam hampir semua transaksi perusahaan. Kas merupakan harta yang siap dan mudah untuk digunakan dalam transaksi serta ditukarkan dengan harta lain, mudah dipindahkan dan beragam tanpa tanda pemilik. Diakui secara umum sebagai alat pembayaran yang sah Dapat digunakan setiap saat bila dikehendaki Penggunaannya secara bebas Diterima sesuai nilai nominalnya pada saat diuangkan
  • KOMPOSISI KAS Kas terdiri dari Sejumlah uang yang ada pada saldo kas pada perusahaan termasuk rekening giro, Setoran kas Setara kas meliputi : benda – benda pos yang dapat disetarakan dengan kas segera apat digunakan atau surat-surat berharga yang dapat diuangkan dengan segera.
  • LAPORAN ARUS KAS  Untuk menunjukkan sampai seberapa jauh efisiensi pelaksanaan kegiatan serta perkembangan perusahaan telah dicapai manajemen. Informasi tentang arus kas berguna bagi para pemakai laporan keuangan sebagai dasar untuk menilai kemampuan perusahaan dalam menghasilkan kas dan setara kas dan menilai kemampuan dalam mengelola arus kas.
  • TUJUAN UTAMAPELAPORAN ARUS KAS Membantu investor atau kreditor meramalkan jumlah kas yang mungkin mereka terima dalam bentuk dividen, bunga dan pembayaran kembali utang pokok. Membantu dalam mengevaluasi risiko yang mungkin terjadi. Evaluasi mengenai arus kas dikemudian hari dan risiko yang dihadapi oleh investor dan kreditor sangatlah relevan karena kedua hal ini merupakan informasi dasar bagi penentuan present value dari surat-surat berharga.
  • PENGUKURAN AKUNTANSI Pengukuran pada cash flow dimana yang lalu, masa kini, dan takisran mengenai masa yang akan datang. Pendapatan (Revenues) biasanya diukur dengan net cash yang diharapkan diterima dari penjualan barang dan jasa. Beban (Expenses) biasanya diukur dengan cash yang dibayar atau harus dibayar kemudian untuk pemakaian barang dan jasa.
  •  Accruals merupakan alokasi dari apa yang harus diterima atau dibayarkan dikemudian hari, ke periode sekarang. Deferrals merupakan alokasi dari penerimaan atau pembayaran masa lalu ke periode sekarang atau periode yang akan datang.
  • PENYAJIAN IKHTISAR ARUS KAS(CASH FLOW STATEMENT )  Aktivitas Operasi  Aktivitas Investasi  Aktivitas Pendanaan
  • AKTIVITAS OPERASI  Jumlah arus kas yang berasal dari aktivitas operasi merupakan indikator yang menentukan apakah dari operasi perusahaan dapat menghasilkan arus kas yang cukup untuk melunasi pinjaman, memelihara kemampuan operasi perusahaan, membayar dividen dan melakukan investasi baru tanpa mengandalkan pada sumber pendanaan dari luar. Informasi mengenai unsur tertentu arus kas historis bersama dengan informasi lain, berguna dalam memprediksi arus kas operasi masa depan.
  • AKTIVITAS OPERASI Arus kas dari aktivitas operasi terutama diperoleh dari aktivitas penghasil utama pendapatan perusahaan antara lain :  penerimaan kas dari penjualan barang dan jasa;  penerimaan kas dari royalti, fees, komisi dan pendapatan lain;  pembayaran kas kepada pemasok barang dan jasa;  pembayaran kas kepada karyawan;  penerimaan dan pembayaran kas oleh perusahaan asuransi sehubungan dengan premi, klaim, anuitas dan manfaat asuransi lainnya;  pembayaran kas atau penerimaan kembali (restitusi) pajak penghasilan kecuali jika dapat diidentifikasikan secara khusus sebagai bagian dari aktivitas pendanaan dan investasi;  penerimaan dan pembayaran kas dari kontrak yang diadakan untuk tujuan transaksi usaha dan perdagangan.
  • AKTIVITAS OPERASI  Perusahaan sekuritas dapat memiliki sekuritas untuk diperdagangkan sehingga sama dengan persediaan yang dibeli untuk dijual kembali.Karenanya, arus kas yang berasal dari pembelian dan penjualan dalam transaksi atau perdagangan sekuritas diklasifikasikan sebagai aktivitas operasi.
  • AKTIVITAS INVESTASI  Jumlah arus kas yang berasal dari aktivitas invetasi merupakan indikator yang menentukan apakah dari investasi perusahaan dapat menghasilkan arus kas
  • ARUS KAS YANG BERASAL DARIAKTIVITAS INVESTASI Beberapa contoh arus kas yang berasal dari aktivitas investasi :  Pembayaran kas untuk membeli aktiva tetap, aktiva tak berwujud, dan aktiva jangka panjang lain, termasuk biaya pengembangan yang dikapitalisasi dan aktiva tetap yang dibangun sendiri;  Penerimaan kas dari penjualan tanah, bangunan dan peralatan, aktiva tak berwujud dan aktiva jangka panjang lain;  Perolehan saham atau instrumen keuangan perusahaan lain.  Uang muka dan pinjaman yang diberikan kepada pihak lain serta pelunasannya (kecuali yang dilakukan oleh lembaga keuangan) .  Pembayaran kas sehubungan dengan futures contracts, forward contracts, option contracts dan swap contracts kecuali apabila kontrak tersebut dilakukan untuk tujuan  Perdagangan (dealing or trading), atau apabila pembayaran tersebut diklasifikasikan sebagai aktivitas pendanaan;
  • AKTIVITAS PENDANAAN  Jumlah arus kas yang berasal dari aktivitas pendanaan merupakan indikator yang menentukan untuk memprediksi klaim terhadap arus kas masa depan oleh para pemasok modal perusahaan
  • ARUS KAS YANG BERASAL DARIAKTIVITAS PENDANAAN Contoh arus kas yang berasal dari aktivitas pendanaan :  Penerimaan kas dari emisi saham atau instrumen modal lainnya;  Pembayaran kas kepada para pemegang saham untuk menarik atau menebus saham perusahaan;  Penerimaan kas dari emisi obligasi, pinjaman, wesel, hipotik dan pinjaman lainnya pelunasan pinjaman;  Pembayaran kas oleh penyewa guna usaha (lessee) untuk mengurangi saldo;  Kewajiban yang berkaitan dengan sewa guna usaha pembiayaan (finance lease).
  • PELAPORAN ARUS KAS DARI AKTIVITASOPERASI  Perusahaan harus melaporkan arus kas dari aktivitas operasi dengan menggunakan salah satu dari metode berikut ini:  METODE LANGSUNG: dengan metode ini kelompok utama dari penerimaan kas bruto dan pengeluaran kas bruto diungkapkan; atau  METODE TIDAK LANGSUNG: dengan metode ini laba atau rugi bersih disesuaikan dengan mengoreksi pengaruh dari transaksi bukan kas, penangguhan (deferral) atau akrual dari penerimaan atau pembayaran kas untuk operasi di masa lalu dan masa depan,dan unsur penghasilan atau beban yang berkaitan dengan arus kas investasi atau pendanaan .
  • LAPORAN ARUS KAS METODE LANGSUNG  Laporan arus kas berdasarkan metode langsung merupakan metode laporan arus kas yang disusun setiap hari.  Metode langsung akan melaporkan arus kas dari aktivitas operasi dalam golongan utama penerimaan kas dan pembayaran kas operasi. Selisih antara total penerimaan kas dan total pengeluaran kas operasi menurut golongan utama adalah arus kas bersih dari aktifitas operasi. Jika terdapat beban bunga pada akhir tahun, maka beban bunga harus disesuaikan atas setiap kenaikan atau penurunan utang bunga dari awal hingga akhir tahun. Yaitu, penurunan utang bunga akan ditambahkan ke beban bunga dan kenaikan utang bunga akan dikurangkan dari beban bunga. sama halnya dengan menyesuaikan perubahan yang terjadi pada utang dari pajak penghasilan.
  • LAPORAN ARUS KAS METODE TIDAKLANGSUNG Pelaporan arus kas dari aktivitas operasi dengan metode tidak langsung lebih mudah dan efisien daripada metode langsung. Laporan disusun berdasarkan perubahan akun neraca nonkas. Perubahan pada setiap akun neraca (termasuk kas) dapat dianalisis dengan melihat perubahan akun dengan mengunakan neraca dan laporan Laba-rugi sebagai berikut : Aktiva = Kewajiban + Ekuitas Pemegang Saham Kas + Aktiva Nonkas = Kewajiban + Ekuitas Pemegang Saham Kas = Kewajiban + Ekuitas Pemegang Saham – Aktiva Nonkas Setiap perubahan akun kas akan menghasilkan perubahan dalam satu atau lebih akun neraca nonkas. yaitu, jika akun kas berubah, maka akun kewajiban, akuitas pemegang saham, atau aktiva nonkas juga berubah. data tambahan juga diperoleh dengan menganalisis laporan laba atau rugi dan data pendukung lainnya. Sebagai contoh, karena laba bersih atau rugi bersih pada suatu periode ditutup ke Laba ditahan, maka perubahan akun laba bersih atau rugi bersih yang dilaporkan pada laporan laba rugi.
  • SUWUN