Kurikulum
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Kurikulum

on

  • 1,883 views

 

Statistics

Views

Total Views
1,883
Views on SlideShare
1,883
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
28
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Kurikulum Kurikulum Presentation Transcript

    • Buku : KURIKULUM DAN PEMBELAJARAN Pengarang : Dr. Wina Sanjaya, M. Pd. Tahun Penerbit : 2009 Penerbit : Kencana Prenada Media Group
    • BAB 1 PERAN GURU DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM
      • Guru merupakan salah satu faktor penting dalam implementasi kurikulum. Bagaimanapun idealnya suatu kurikulum tanpa ditunjang oleh kemampuan guru untuk mengimplementasikannya, maka kurikulum itu tidak akan bermakna sebagai suatu alat pendidikan dan sebaliknya pembelajaran tanpa kurikulum sebagai pedoman tidak akan efektif. Dengan demikian peran guru dalam mengimplementasikan kurikulum memegang posisi kunci
    • REFLEKSI
      • Pada bab ini membahas tentang peran guru dalam pengembangan kurikulum. Kurikulum dan pengajaran itu seperti romeo dan juliet berbicara tentang romeo adalah berbicara juga tentang juliet. Romeo tidak akan berarti apa-apa tanpa juliet dan juga sebaliknya. Tanpa kurikulum sebagai sebuah rencana, maka pembelajar / pengajaran tidak akan efektif, demikian juga tanpa pembelajaran / pengajaran sebagai implementasi sebuah rencana, maka kurikulum tidak akan memiliki arti apa-apa.
    • BAB 2 HAKIKAT PENGEMBANGAN KURIKULUM
      • Proses pengembangan berbeda dengan perubahan dan pembinaan kurikulum. Perubahan kurikulum adalah kegiatan atau proses yang disengaja manakala berdasarkan hasil evaluasi ada salah satu atau beberapa komponen yang harus diperbaiki atau di ubah sedangkan pembinaan adalah proses untuk mempertahankan dan menyempurnakan kurikulum yang sedang dilaksanakan.
    • REFLEKSI
      • Pada bab ini membahas tentang hakikat pengembangan kurikulum yang di dalamnya pengembangan menunjuk pada proses merancang dan pembinaan adalah implementasi dari hasil pengembangan. Oleh karena itu pengembangan dan pembinaan kurikulum merupakan 2 kegiatan yang tidak dapat dipisahkan karena suatu kurikulum akan dapat dirasakan manakala di implementasikan dan hasil implementasi itu selanjutnya akan memberikan masukan untuk penyempurnaan rancangan.
    • BAB 3 PENGEMBANGAN TUJUAN KURIKULUM
      • Kurikulum menurut undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan dan isi atau bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar. Ini berarti kurikulum adalah konsep yang bertujuan sebab setiap rencana harus memiliki tujuan agar dapat ditentukan apa yang harus dicapai, serta apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut.
    • REFLEKSI
      • Pada bab ini membahas tentang pengembangan tujuan kurikulum karena tujuan perlu dirumuskan dalam kurikulum karena tujuan erat kaitannya dengan arah dan sasaran yang harus dicapai oleh setiap upaya pendidikan melalui tujuan yang jelas maka dapat membantu para pengembang kurikulum dalam mendesain model kurikulum yang dapat digunakan bahkan akan membantu guru di dalam mendesain sistem pembelajaran.
    • BAB 4 PENGERTIAN DAN TUJUAN KTSP
      • Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan oleh masing-masing satuan pendidikan.
      • Tujuan diterapkannya KTSP adalah untuk memandirikan dan memberdayakan satuan pendidikan melalui pemberian kewenangan (otonomi) kepada lembaga pendidikan.
    • REFLEKSI
      • Pada bab ini membahas tentang KTSP, sesuai dengan otonominya, KTSP memberikan kesempatan kepada sekolah untuk berpartisipasi aktif dalam pengembangan kurikulum. Misalnya, karena standar isi mengharuskan siswa mempelajari masalah transfortasi, maka para pengembang di suatu daerah akan berlainan dengan daerah lain. Pengembang KTSP di Jawa misalnya akan mengembang isi kurikulum tentang transfortasi darat, sedangkan di Kalimantan akan banyak membahas transfortasi air/sungai. Dengan demikian, walaupun topik yang dikaji mungkin sama secara nasional akan tetapi materi/isi dari topik tersebut mungkin akan lain.
    • BAB 5 PRINSIP-PRINSIP PENGEMBANGAN KTSP
      • Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik, dan lingkungannya.
      • Beragam dan terpadu.
      • Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.
      • Relevan dengan kebutuhan kehidupan.
      • Menyeluruh dan berkesinambungan.
      • Belajar sepanjang hayat.
      • Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah.
    • REFLEKSI
      • Pada bab ini membahas tentang prinsip-prinsip pengembangan KTSP yaitu KTSP memiliki prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi sentral, memiliki posisi sentral berarti kegiatan pembelajaran berpusat pada peserta didik, pendidikan pada hakikatnya adalah upaya mempersiapkan anak didik agar mampu hidup dan mengembangkan lingkunya.
    • BAB 6 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
      • Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah program perencanaan yang disusun sebagai pedoman pelaksanaan pembelajaran untuk setiap kegiatan proses pembelajaran.
      • Dalam RPP minimal ada 5 komponen pokok, yaitu komponen tujuan pembelajaran, materi pelajaran, metode, dan sumber pembelajaran serta komponen evaluasi.
    • REFLEKSI
      • Pada bab ini membahas tentang RPP yang dikembangkan berdasarkan silabus, ada guru yang beranggapan mengajar bagi seorang guru adalah tugas rutin/pekerjaan keseharaian. Dengan demikian guru yang berpengalaman tidak perlu membuat perencanaan, sebab ia telah tahu apa yang harus dikerjakannya di dalam kelas.
    • BAB 7 PENGERTIAN DAN KEGUNAAN SISTEM
      • Sistem adalah satu kesatuan komponen yang satu sama lain saling berkaitan dan saling berinteraksi untuk mencapai suatu hasil yang diharapkan secara optimal sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
      • Pembelajaran dikatakan sebagai suatu sistem karena pembelajaran adalah kegiatan yang bertujuan yaitu membelajarkan siswa. Proses pembelajaran itu merupakan rangkaian kegiatan yang melibatkan berbagai komponen.
    • REFLEKSI
      • Pada bab ini membahas tentang sistem. Sistem pasti memiliki tujuan, tak ada sistem tanpa tujuan, tujuan merupakan arah yang harus dicapai oleh suatu pergerakan siste. Semakin jelas tujuan, maka semakin mudah menentukan pergerakan sistem.
    • BAB 8 PENGERTIAN DAN FUNGSI MOTIVASI
      • Motivasi adalah dorongan yang dapat menimbulkan perilaku tertentu yang terarah kepada pencapaian suatu tujuan tertentu.
      • Ada dua fungsi motivasi dalam proses pembelajaran, yakni :
      • Mendorong siswa untuk beraktivitas
      • Motivasi berfungsi sebagai pengaruh
    • REFLEKSI
      • Pada bab ini membahas tentang Motivasi. Munculnya motivasi ditandai oleh adanya perubahan energi dalam diri seseorang yang mungkin disadari ataupun tidak. Misalkan, sesorang merasa lapar oleh karena ada perubahan yang terjadi dalam sistem pencernaan, oleh karena adanya perubahan itu, maka muncul perasaan tertentu berupa ketegangan psikologis yang selanjutnya menimbulkan emosi. Perasaan emosi ini yang selanjutnya memunculkan perilaku bermotivasi.
    • BAB 9 EVALUASI BERBASIS KELAS
      • Penilaian berbasis kelas merupakan bagian integral dalam proses pembelajaran yang dilakukan sebagai proses pengumpulan dan pemanfaatan informasi yang menyeluruh tentang hasil belajar yang diperoleh siswa untuk menetapkan tingkat pencapaian dan penguasaan kompetensi seperti yang ditentukan dalam kurikulum dan sebagai umpan balik untuk perbaikan pembelajaran.
    • REFLEKSI
      • Pada bab ini membahas tentang evaluasi berbasis kelas. Penilaian berbasis kelas merupakan bagian integral dalam proses pembelajaran artinya bahwa penilaian ini dilakukan secara terus menerus dalam setiap kegiatan pembelajaran yang dilakukan siswa baik di dalam maupun di luar kelas.
    • Nama : ELIN AGUS MARLINA NIM : 20080210097 Kelas : 2B Jurusan : Pendidikan Ekonomi