Your SlideShare is downloading. ×
Kurikulum
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Kurikulum

8,539
views

Published on


2 Comments
4 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total Views
8,539
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
276
Comments
2
Likes
4
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. Identitas Buku: Judul Buku : Strategi Belajar Mengajar Penulis : Drs. H. Abu Ahmadi Drs. Joko Tri Prasetya Penerbit : CV. PUSTAKA SETIA Jumlah halaman : 192 halaman Identitas Diri: Nama : Panti Rosmala Banowati Kelas : 2B Prodi : Pendidikan Ekonomi Mata Kuliah : Kurikulum dan Pembelajaran
  • 2. BAB I PENGERTIAN, PENGGOLONGAN, PELAKSANAAN STRATEGI BELAJAR MENGAJAR, DAN AZAS-AZAS MENGAJAR
    • Strategi belajar mengajar berarti pilihan pola kegiatan belajar mengajar yang
    • diambil untuk mencapai tujuan secara efektif. Strategi belajar mengajar meliputi:
    • Mengidentifikasikan serta menetapkan spesifikasi dan kualifikasi perubahan tingkah laku dan kepribadian peserta didik sebagaimana yang diharapkan
    • Memilih sistem pendekatan belajar mengajar berdasarkan aspirasi dan pandangan hidup masyarakat
    • Memilih dan menetapkan prosedur, metode, dan teknik belajar mengajar yang dianggap paling tepat dan efektif sehingga dapat dijadikan pegangan oleh para guru dalam kegiatan mengajarnya
    • Menetapkan norma-norma dan batas minimal keberhasilan atau kriteria dan standar keberhasilan sehingga dapat dijadikan pedoman oleh guru dalam mlakukan evaluasi hasil kegiatan belajar mengajar, yang selanjutnya menjadi umpan balik bagi penyempurnaan sistem instruksional yang bersangkutan secara keseluruhan
  • 3. Penggolongan strategi belajar mengajar: 1. Konsep dasar strategi belajar mengajar 2. Sasaran kegiatan belajar 3. Belajar mengajar sebagai suatu sistem 4. Hakikat proses belajar 5. Entering behavior siswa 6. Pola-pola belajar siswa 7. Pemilihan sistem belajar mengajar 8. Pengorganisasian kelompok belajar Tujuan kegiatan belajar mengajar itu bertahap dan berjenjang mulai dari yang sangat operasional dan kongkret, yakni tujuan instruksional khusus dan tujuan instruksional umum, tujuan kurikuler, tujuan nasional, sampai kepada tujuan yang bersifat universal. Pola-pola belajar siswa: 1. Signal Learning (belajar isyarat) 2. Stimulus-Respon Learning (belajar rangsangan tanggapan) 3. Chaining (mempertautkan) 4. Verbal Association 5. Discrination Learning (belajar membedakan) 6. Concept Learning (belajar pengertian) 7. Rule Learning (belajar membuar generalisasi, hukum dan kaidah) 8. Problem Solving (belajar memecahkan masalah)
  • 4. Tahap-tahap pengelolaan dan pelaksanan proses belajar mengajar : 1. Perencanaan 2. Pengorganisasian 3. Pengarahan 4. Pengawasan Ada 2 jenis belajar yang perlu dibedakan, yakni belajar konsep dan belajar proses . Belajar konsep lebih menekankan hasil belajar kepada pemahaman fakta dan prinsip, banyak bergantung pada apa yang diajarkan guru, yaitu bahan atau isi plajaran, dan lebih bersifat kognitif. Belajar proses atau keterampilan proses lebih menekankan pada masalah bagaimana bahan pelajaran itu diajarkan dan dipelajari. Azas-azas Mengajar (Didaktik) a Didaktik berasal dari bahasa Yunani “ didoskein ” yang berarti pengajaran atau “didaktos ” yang berarti pandai mengajar. Di Indonesia didaktik beratri ilmu mengajar. Prinsip didaktik atau azas-azas mengajar yaitu kaidah atau rambu-rambu bagi guru agar lebih berhasil dalam mengajar. Azas-azas didaktik ialah prinsip-prinsip, kaidah mengajar yang dilaksanakan oleh guru secara maksimal, agar lebih berhasil.
  • 5. Hubungan Azas Mengajar dengan Strategi Belajar Mengajar Mengajar yang efektif, disamping menggunakan strategi belajar mengajar yang tepat juga harus memperhatikan dan melaksanakan prinsip-prinsip mengajar. Refleksi BAB I Dapat mengetahui tentang pola-pola belajar siswa, tahap pengelolaan dan pelaksanaan proses belajar mengajar, azas-azas mengajar (didaktik), dan hubungan azas mengajar dengan strategi belajar mengajar.
  • 6. BAB II METODE BELAJAR MENGAJAR
    • Metode mengajar adalah suatu pengetahuan tentang cara-cara
    • mengajar yang dipergunakan oleh seorang guru atau instruktur.
    • Macam-macam metode mengajar:
    • Metode Ceramah
    • Metode Tanya Jawab
    • Metode Diskusi
    • Metode Pemberian Tugas Belajar (Resitasi)
    • Metode Demontrasi Dan Eksperimen
    • Metode Kerja Kelompok
    • Metode Sosiodrama dan Bermain Peranan
    • Metode Karyawisata
    • Metode Mengajar Beregu
    • Metode Proyek (Unit)
  • 7. Jenis metode mengajar : 1. Problem Solving 2. Metode Discovery dan Inquiry 3. Role Playing (sosiodrama) 4. Simulasi Faktor yang mempengaruhi proses dan hasil belajar: 1. Faktor raw input (yakni faktor murid/anak itu sendiri) dimana tiap anak memiliki kondisi yang berbeda-beda 2. Faktor environmental input (yakni faktor lingkungan) baik lingkungan alami atau sosial 3. Faktor Instrumental input Perlunya mengetahui taraf kematangan dan perbedaan individual Keharusan bagi setiap guru untuk mengetahui taraf kematangan yang telah dicapai siswa serta taraf kesediaannya untuk belajar adalah mutlak. Guru harus menjaga taraf kematangan dan taraf kesediaan siswa pada setiap proses belajar dan pada setiap pengalaman yang ingin dipelajarinya. Hal ini dilakukannya agar usahanya berhasil dan menjamin siswa dapat mengambil manfaat dari unsur-unsur yang dilakukannya dalam pengajaran, bimbingan, dan pelatihannya.
  • 8. Refleksi BAB II Dapat mengetahui macam-macam metode mengajar, jenis metode mengajar, faktor yang mempengaruhi proses dan hasil belajar dan yang paling penting dibahas dalam bab ini adalah seorang guru harus dapat mengetahui taraf kematangan dan perbedaan individual dari setiap peserta didiknya.
  • 9. BAB III INDIKASI BELAJAR MENGAJAR SEBAGAI PROSES KOMUNIKASI PENDIDIKAN
    • Interaksi belajar mengajar merupakan interaksi yang berlangsung antara guru
    • dengan siswa dalam rangka mencapai tujuan pengajaran.
    • Ciri-ciri IBM:
    • Ada tujuan yang jelas akan dicapai
    • Ada bahan yang menjadi interaksi
    • Ada siswa yang aktif mengalami
    • Ada guru yang melaksanakan
    • Ada metode tertentu untuk mencapai tujuan
    • Ada situasi yang subur, yang memingkinkan proses interaksi berlangsung dengan baik
    • Ada penilaian terhadap interaksi itu
    • CARA BELAJAR SISWA AKTIF (CBSA)
    • CBSA merupakan suatu proses kegiatan belajar mengajar, dimana anak
    • terutamamengalami keterlibatan intelektual emosional, disamping
    • keterlibatan fisik didalam proses belajar mengajar. Dengan CBSA dapat
    • diketahui bahwa kedudukan siswa merupakan kegiatan belajar mengajar,
  • 10. sehingga pengajaran disebut student centered instruction . Sebagai kebalikannya ada pengajaran yang menekankan aktivitas pada guru, siswa pasif. Pengajaran ini disebut instructor centered instruction. Rasional atau penalaran CBSA : 1. Tujuan pendidikan 2. Adanya keterlibatan mental-intelektual rasional dalam proses belajar mengajar yang ber-CBSA 3. Komunikasi banyak arah 4. Dari segi peningkatan mutu pendidikan bagi tenaga kependidikan perlu diingat bahwa para calon guru cenderung mengajar meniru cara guru/dosennya mengajar Klasifikasi tentang kegiatan-kegiatan belajar: 1. Kegiatan penyelidikan 2. Kegiatan penyajian 3. Kegiatan latihan mekanis 4. Kegiatan apresiasi 5. Kegiatan observasi dan mendengarkan
  • 11. 6. Kegiatan ekspresi kreatif 7. Bekerja dalam kelompok 8. Percobaan 9. Kegiatan mengorganisasikan dan menilai Prinsip-prinsip CBSA: 1. Aspek subjek didik 2. Aspek guru 3. Aspek program 4. Aspek situasi belajar mengajar Macam-macam teknik penyajian: 1. Teknik penyajian dengan tanya jawab 2. Teknik pemberian tugas dan resitasi 3. Teknik ceramah 4. Teknik penyajian secara kasus 5. Teknik penyajian secara sistem beregu 6. Teknik penyajian secara interaksi massa
  • 12. Refleksi BAB III siswa dalam rangka mencapai tujuan pengajaran. Ciri-ciri IBM, CBSA yaitu suatu proses kegiatan belajar mengajar, dimana anak terutama mengalami keterlibatan intelektual emosional, disamping keterlibatan fisik didalam proses belajar mengajar, klasifikasi tentang kegiatan-kegiatan belajar, prinsip-prinsip Dapat mengetahui apa itu IBM yaitu interaksi yang berlangsung antara guru dengan CBSA, macam-macam teknik penyajian materi dalam proses belajar mengajar.
  • 13. BAB IV BELAJAR TUNTAS
    • Belajar tuntas adalah usaha dikuasainya bahan oleh sekelompok siswa
    • yang sedang mempelajari bahan tertentu secara tuntas. Tingkat
    • Ketuntasan bermacam-macam dan merupakan persyaratan (kriteria)
    • minimum yang harus dikuasai siswa. Batas minimum penguasaan ini
    • kadang-kadang dijadikan dasar kelulusan bagi siswa yang menempuh
    • (mempelajari) bahan tersebut.
    • Strategi belajar tuntas ( mastery learning ) adalah suatu strategi
    • pengajaran yang diindividualisasikan dengan menggunakan pendekatan
    • kelompok ( groupbased approach ).
    • Perencanaan belajar tuntas disusun dengan langkah-langkah sebagai
    • berikut:
    • Merumuskan tujuan bidang pengajaran
    • Mempersiapkan alat evaluasi
    • Menjabarkan atau memecahkan bahan pelajaran menjadi urutan unit-unit pelajaran yang kecil
  • 14. 4. Mengembangkan prosedur koreksi dan umpan balik bagi setiap unit pelajaran 5. Menyusun tes diagnostik kemampuan belajar untuk memperoleh informasi 6. Mengembangkan suatu himpunan materi pengajaran alternatif 7. Setiap siswa harus menemukan kesulitannya sendiri dalam mempelajari bahan pengajaran Pelaksanaan belajar tuntas terdiri atas langkah-langkah sebagai berikut: 1. Kegiatan orientasi 2. Kegiatan belajar mengajar 3. Penentuan tingkat penguasaan bahan 4. Memberitahukan atau melaporkan kembali tingkat penguasaan setiap siswa 5. Pengecekan keefektifan keseluruhan program
  • 15. Refleksi BAB IV Dapat mengetahui apa yang disebut dengan belajar tuntas yaitu usaha dikuasainya bahan oleh sekelompok siswa yang sedang mempelajari bahan tertentu secara tuntas. Strategi belajar tuntas yaitu adalah suatu strategi pengajaran yang diindividualisasikan dengan menggunakan pendekatan kelompok ( groupbased approach ). Langkah-langkah belajar tuntas dan langkah-langkah pelaksanaan belajar tuntas.
  • 16. BAB V PROGRAM TUTORIAL
    • Tutorial adalah bimbingan pembelajaran dalam bentuk pemberian
    • bimbingan, bantuan, petunjuk, arahan, dan motivasi agar para
    • siswa belajar secara efisian dan efektif.
    • Kegiatan tutorial bertujuan untuk:
    • Untuk meningkatkan penguasaan pengetahuan para siswa sesuai dengan yang dimuat dalam modul-modul: melakukan usaha-isaha pengayaan materi yang relevan
    • Untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan siswa tentang cara memecahkan masalah, mengatasi kesulitan atau hambatan agar mampu membimbing diri sendiri
    • Untuk meningkatkan kemampuan siswa tentang cara belajar mandiri dan menerapkannya pada masing-masing modul yang sedang dipelajari
  • 17. Tutorial berfungsi sebagai berikut : 1. Kulikuler 2. Instruksional 3. Diagnosis-bimbingan 4. Administratif 5. Personal Urutan Pelaksanaan Tutorial: 1. Menentukan, merumuskan, dan mengkaji permasalahan yang dihadapi oleh siswa 2. Mencari informasi dari berbagai sumber yang menyebabkan kasulitan dan masalah bagi siswa 3. Melaksanakan berbagai pendekatan ke arah pemecahan masalah yang dihadapi oleh siswa 4. Memberikan bantuan dan nasehat kepada peserta dan atau mengajarkan kembali materi modul yang dianggap perlu atau dibutuhkan oleh siswa 5. Menempatkan kembali peserta yang telah mendapat penyuluhan bimbingan khusus kedalam kelas siswa
  • 18. 6. Melakukan pembinaan terus menerus dan memantau perkembangan siswa selanjutnya Jenis kegiatan tutorial: 1. Pemantapan 2. Pengayaan 3. Bimbingan 4. Perbaikan 5. Pembinaan Aspek yang dinilai dalam tutorial : 1. Pengetahuan 2. Keaktifan belajar 3. Tugas penerapan Refleksi BAB V Dapat mengetahui pengertian tentang tutorial yaitu bimbingan pembelajaran dalam bentuk pemberian bimbingan,bantuan, petunjuk, arahan, dan motivasi agar para siswa belajar secara efisien dan efektif. Tujuan-tujuan dari kegiatan tutorial, fungsi tutorial, urutan pelaksanaan tutorial, jenis dan aspek yang dinilai dalam tutorial.
  • 19. BAB VI PUSAT BELAJAR MODULAR
    • Jenis pusat belajar modular:
    • Bidang studi
    • Maksud dan tujuan
    • Waktu
    • Panjangnya tugas
    • Banyaknya siswa yang terlibat
    • Prinsip-prinsip penggunaan pusat belajar bermodular :
    • Guru yang bebas (independent)
    • Motivasi intrinsik
    • Balikan yang berkesinambungan
    • Prinsip guru yang independen berarti setiap siswa harus mampu
    • Sepenuhnya menggunakan pusat belajar tersebut tanpa bantuan
    • guru.
  • 20. Langkah-langkah pengembangan pusat belajar modular: 1. Menetapkan pusat belajar apa yang hendak dikembangkan 2. Mengembangkan tujuan-tujuan pusat belajar 3. Menentukan hambatan-hambatan yang ada, yang berkaitan dengan tujuan-tujuan tersebut 4. Memberikan penilaian awal terhadap pengetahuan siswa yang dihubungkan dengan tujuan-tujuan tadi 5. Menyusun kegitan-kegiatan sehubungan dengan tujuan-tujuan tersebut dan material yang diperlukan dalam kegiatan-kegiatan tadi 6. Merencanakan penilaian untuk penentuan sampai dimana siswa mencapai tujuan-tujuan pusat tersebut Refleksi BAB VI Dapat mengetahui jenis pusat belajar modular, prinsip-prinsip penggunaan pusat belajar bermodular dan langkah-langkah pusat belajar bermodular.

×