Your SlideShare is downloading. ×

Masalah lingkungan hidup di indonesia

43,902

Published on

presentasi yang membahas tentang berbagai masalah lingkungan yang ada di Indonesia

presentasi yang membahas tentang berbagai masalah lingkungan yang ada di Indonesia

Published in: Education
4 Comments
3 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total Views
43,902
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
506
Comments
4
Likes
3
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. TUGAS PRESENTASI GEOGRAFI MASALAH LINGKUNGAN HIDUP DI INDONESIA DISUSUN OLEH : CHRYSANTY DILLAN PRAWESTRI (17) DESY ANDRIYANI (18) HAZIK ZAKY RISMAWAN (19) INDAH SULISTYANINGSIH (20)
  • 2.
    • Definisi lingkungan hidup
    • Lingkungan hidup dapat didefinisikan sebagai:
      • Daerah di mana sesuatu mahluk hidup berada.
      • Keadaan/kondisi yang melingkupi suatu mahluk hidup.
      • Keseluruhan keadaan yang meliputi suatu mahluk hidup atau sekumpulan mahluk hidup .
  • 3.
    • CONTOH MASALAH LINGKUNGAN YANG DIHADAPI INDONESI A
    • Bahaya alam: banjir, kemarau panjang, tsunami, gempa bumi, gunung berapi, kebakaran hutan, tanah longsor .
    • Bahaya non alam : penebangan hutan secara liar , polusi air limbah industri , pertambangan polusi udara di daera h perkotaan (Jakarta merupakan kota dengan udara paling kotor ke 3 di dunia) , semburan lumpur liar di Sidoarjo, Jawa Timur.
  • 4.
    • Masalah lingkungan di Indonesia
    • Masalah lingkungan yang dihadapi dewasa ini pada das a rnya adalah masalah ekologi manusia. Kerusakan lingkungan yang terjadi dikarenakan eksflorasi sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan manusia tanpa memperhatikan kelestarian lingkungan .
  • 5.
    • Banjir
    • Banjir adalah peristiwa terbenamnya daratan (yang biasanya kering) karena volume air yang meningkat.Banjir dapat terjadi disebabkan oleh :
      • meluapnya air yang berlebihan di suatu tempat akibat hujan besar
      • meluapnya air sungai.
      • daya serap air yang buruk
      • jumlah curah hujan tinggi
  • 6. GAMBARAN BANJIR DI JAKARTA
  • 7.
    • Limbah
    • Limbah adalah buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik industri maupun domestik (rumah tangga, yang lebih dikenal sebagai sampah), yang kehadirannya pada suatu saat dan tempat tertentu tidak dikehendaki lingkungan karena tidak memiliki nilai ekonomis.
  • 8.
    • Karakteristik limbah:
    • Berukuran mikro
    • Dinamis
    • Berdampak luas (penyebarannya)
    • Berdampak jangka panjang (antar generasi
    • Faktor yang mempengaruhi kualitas limbah adalah:
    • 1. Volume limbah
    • 2. Kandungan bahan pencemar
    • 3. Frekuensi pembuangan limbah
  • 9.
    • Berdasarkan karakteristiknya, limbah industri dapat digolongkan menjadi 4 bagian:
    • 1. Limbah cair
    • 2. Limbah padat
    • 3. Limbah gas dan partikel
    • 4. Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun)
    • Pengolahan limbah dapat dibedakan menjadi:
    • 1. pengolahan menurut tingkatan perlakuan
    • 2. pengolahan menurut karakteristik limbah
  • 10.
    • Indikasi Pencemaran Air
    • 1. Perubahan pH (tingkat keasaman / konsentrasi ion hidrogen) Air normal yang memenuhi syarat untuk suatu kehidupan memiliki pH netral dengan kisaran nilai 6.5 – 7.5.
  • 11.
    • 2. Perubahan warna, bau dan rasa
      • A ir normal dan air bersih tidak akan berwarna, sehingga tampak bening / jernih.
      • Timbul bau pada air lingkungan merupakan indikasi kuat bahwa air telah tercemar.
      • Mikroba yang hidup dalam air akan mengubah organik menjadi bahan yang mudah menguap dan berbau sehingga mengubah rasa.
  • 12.
    • 3. Timbulnya endapan dan koloid
    • Bahan terlarut endapan, koloid dan bahan terlarut berasal dari adanya limbah industri yang berbentuk padat menjadi koloid dan akan menghalangkan bahan-bahan organik. Adapun komponen pencemaran air pada umumnya terdiri dari :
        • Bahan buangan padat
        • Bahan buangan organik
        • Bahan buangan anorganik
  • 13.
    • Kebakaran hutan
    • Kebakaran liar, atau juga kebakaran hutan adalah sebuah kebakaran yang terjadi di alam liar, tetapi dapat juga memusnahkan rumah-rumah atau sumber daya pertanian .
  • 14.
    • Penurunan Keanekaragaman Hayati
    • Satwa liar menjadi menurun dan kemudian masuk kriteria dilindungi. Satwa-satwa tersebut antara lain badak Sumatera, gajah Sumatera, harimau Sumatera, tapir, beruang madu, rusa sambar, napu, rangkong, siamang, kuao, walet hitam, penyu belimbing serta kura-kura.
  • 15.  
  • 16.
    • Persampahan
    • Sampah adalah suatu bahan yang terbuang atau dibuang dari sumber hasil aktivitas manusia maupun alam yang belum memiliki nilai ekonomis. Secara garis besar, sampah dibedakan menjadi tiga jenis yaitu:
    • 1. sampah anorganik/kering
    • 2. Sampah organik/basah
    • 3. sampah berbahaya
  • 17. JENIS-JENIS SAMPAH
    • Sampah anorganik
    • Sampah organik
  • 18.
    • Masalah sampah antara lain:
    • (1) Kurangnya tempat sampah di lokasi- lokasi padat aktivitas
    • (2) TPS yang tidak memadai.
    • ( 3 ) Pengangkutan sampah dari TPS ke TPA kurang intensif.
    • ( 4 ) Belum ada pengolahan sampah yang representatif.
    • ( 5 ) Kesadaran masyarakat rendah.
  • 19. Penyebab Masalah Lingkungan d i Indonesia
    • Ego sektoral dan daerah .
    • Pandanaan yang masih sangat kurang untuk bidang lingkungan hidup.
    • Keterbatasan sumberdaya manusia .
    • Eksploitasi sumberdaya alam masih terlalu mengedepankan profit dari sisi ekonomi .
    • Lemahnya implementasi paraturan perundangan.
    • Lemahnya penegakan hukum lingkungan khususnya dalam pengawasan.
    • Kurangnya pemahaman masyarakat tentang lingkungan hidup.
    • Penerapan teknologi yang tidak ramah lingkungan.
  • 20.
    • Dampak dari masalah lingkungan
      • Biaya ekonomi dari pengobatan dan perawatan kesehatan
      • Menurunnya kualitas air tanah karena perembesan air laut dan zat-zat kimia
      • Hilangnya sumber daya pariwisata, rekreasi dan pendapatan, rusaknya SDA
      • Eutrofikasi
      • Kontaminasi air permukaan dan air tanah serta pantai
      • Akumulasi racun di dalam rantai makanan
      • Masalah kesehatan seperti penyakit yang disebabkan parasit,malnutrisi dan kematian bayi
  • 21.
    • Upaya untuk memulihkan hutan yang rusak adalah sebagai berikut:
      • Dalam jangka pendek adalah penegakan hukum.
      • Hendaknya kegiatan pembangunan memperhatikan aspek lingkungan.
      • Upaya penanaman kembali hutan yang telah rusak.
      • Dalam jangka menengah dapat dilakukan sosialisasi dan pendidikan lingkungan .
      • Dalam jangka panjang pendidikan lingkungan menjadi salah satu pelajaran muatan lokal .
  • 22.
    • Upaya untuk mencegah punahnya flora dan fauna langka tersebut antara lain adalah:
      • konservasi in-situ: upaya pelestarian flora dan fauna langka beserta ekosistemnya di kawasan konservasi.
      • Konservasi ex-situ: membiakan flora yang terancam punah dengan menggunakan kultur jaringan, tapi belum berhasil.
      • Program penangkaran satwa langka.
      • Penyuluhan tentang penangkaran satwa secara intensif.
      • Memberikan pendidikan kepada masyarakat tentang keanekaragaman hayati .
      • Peningkatan kemampuan sumber daya manusia.
      • Memasukkan keanekaragaman hayati ke dalam kurikulum SD, SMP, SMU serta perguruan tinggi.
      • Memperluas habitat satwa liar.
  • 23.
    • Upaya untuk mengatasi masalah sampah diantaranya :
      • Lomba semacam bangunpraja tingkat desa.
      • Pilot project pengolahan sampah.
      • Program adipura.
      • Lokakarya tentang pengelolaan sampah kepada  kepala desa dan camat.
      • Adanya Perda yang mengatur persampahan, tapi belum dijalankan secara efektif.
  • 24. Diagram Bi o pori

×