Your SlideShare is downloading. ×
pandangan tentang perubahan kebudayaan dan masyarakat
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Introducing the official SlideShare app

Stunning, full-screen experience for iPhone and Android

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

pandangan tentang perubahan kebudayaan dan masyarakat

3,856
views

Published on

Published in: Education

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
3,856
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
28
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. PANDANGAN TENTANG PERUBAHANKEBUDAYAAN DAN MASYARAKATBy: Prof. Tri Marhaeni P.A, M.Hum
  • 2. PENDAHULUAN• Memahami proses perubahan kebudayaan danmasyarakat harus memahami beberapaperbedaan kebudayaan yang ada di masyarakatdi dunia• Untuk memahaminya harus didekati dengankerangka berpikir pada jamannya• Pendekatan evolusionistis misalnya, ternyatatidak mampu menyajikan bukti-bukti yang dapatmendukung teorinya, maka orang mencobamenggunakan pendekatan yang lain
  • 3. ALIRAN EVOLUSI• Teori Darwin tentang evolusi yang berkembangpertengahan abad ke-19 sangat populer, bahkanakhirnya berimbas pada kalangan ilmuwan laintermasuk di dalamnya antropologi dan ilmu-ilmusosial lain.• Muncul konsep Proses Evolusi Sosial yang Universal• Yakni: manusia dengan segala cirinya yaitu biologisdan budaya termasuk di dalamnya bahasa, telahmengalami perkembangan yang lambat (evolusi) daritingkat yang rendah dan sederhana ke tingkat yangmakin tinggi dan kompleks• Dialamai oleh semua manusis dan masyarakat meskitidak selalu sama percepatannya
  • 4. TOKOH EVOLUSIONISTIS• E.B. Tylor (1832-1917) dan Lewis H.Morgan (1818-1881)• Menurut Morgan dan Tylor:Tiap kebudayaan itu berkembang sendiri-sendirimengikuti sejarah perkembangannya sendiri melaluiserangkaian tahapan yang sama yang bersifatunilinier (kecepatan perkembangan kebudayaan ituantara masyarakat yang satu dengan yang lain tidaksama, tetapi tahap-tahap yang dilalui pasti sama)• Oleh karena itu jika sekarang masih dijumpaikehidupan manusia-manusia yang primitif sepertijaman batu sangat wajar karena perkembanganmereka baru pada tahap permulaan evolusi
  • 5. lanjutan• Sementara ada sebagian bangsa lain ada pada tingkatpertemngahan evolusi, sebagaian lagi sudah berada padatingkat evolusi tertinggi• Menurut Morgan: Masyarakat dan kebudayaan manusia ituberevolusi melalui delapan tingkat evolusi yang universal, yaitu:1.Tingkat Keliaran, terdiri dari:• Tingkat keliaran rendah (tua) jaman sejak adanya manusissampai menemukan api, manusia hidup meramu• Tingkat keliaran madya, sejak manusia menemukan api sampaimampu membuat busur dan panah, manusia hidup berburu• Tingkat keliaran tinggi (muda) sejak ditemukan busur danpanah sampai mampu membuat barang-barang tembikar
  • 6. lanjutan2. Tingkat Kebiadaban (barbar) yakni:• Kebiadaban terendah, yaitu sejak jaman mampumembuat tembikar sampai memiliki kepandaianbeternak dan bercocok tanam, mengatur perairan,membuat rumah dari bata• Tingkat kebiadaban madya, sejak jaman manusiamampu betrenak atau bercocok tanam sampaimampu membuat benda-benda dari logam• Tingkat kebiadaban tinggi, sejak manusia mampumembuat benda-benda dari logam sampaimengenal tulisan
  • 7. lanjutan3. Tingkat peradaban dimulai sejak manusiamengenal tulisan sampai masa kini, yang terdiridari:• Jaman peradaban Purba• Jaman peradaban masa kiniTeori Morgan mendapat kritika dari ahliantropologi dari Inggris dan Amerika terutamadilakukan oleh Clyde M Woods
  • 8. KRITIKAN WOODS1. Konsep Morgan tentang perkembangankebudayaan yang unilinier dipandang tidaksesuai dengan kenyataan-kenyataan1. Proses perkembangan yang sama pada setiapbangsa tidak didukung oleh bukti-bukti. Tidakselamanya perkembangan itu berlangsungtahap-demi tahap seperti urutan yangdisusunnya. Mungkin saja beberapa tahapdilewati
  • 9. ALIRAN DIFUSI KEBUDAYAAN
  • 10. • Jika para ahli evolusi membangun skemaperkembangan kebudayaan atas dasarindependent invention, aliran Difusimembangun teorinya atas dasar peminjamankebudayaan (Cultural Borrowing)• Menurut Teori Difusi: Manusia lebih banyakmeniru daripada mencipta• Ada tiga aliran teori Difusi, yakni: Aliran PanEgyption dari Inggris, Aliran Historisme dariJerman dan Austria, Aliran historisme dariamerika Serikat
  • 11. Aliran Pan Egyption• Tokoh: G Elliot Smith dan W.J. Perry.• Teori yang dikembangkan terkenal denganHeliolithic Theory dikembangkan oleh G. ElliotSmith• Prinsip dasarnya:1.Makhluk manusia pada dasarnya tidak dapatmenemukan satu unsur kebudayaan baru untuk kedua kali2.Persamaan kebudayaan di berbagai tempat dimuka bumi ini terjadi karena adanya difusi3.Dalam proses difusi itu kebudayaan Mesirmemegang peranan penting sebagai sumber utama
  • 12. ISI SINGKAT TEORI DIFUSI PAN EGYPTION• Di dalam Zaman purba ada suatu difusi kebudayaansecara besar-besaran yang berpangkal di Mesir,dibawa oleh bangsa-bangsa yang di dalam zamanpurba berpindah-pindah dari suatu tempat di mukabumi ke tempat yang lain untuk mencari kekayaandi dalam bentuk emas dan mutiara. Perpindahanbangsa itu berpangkal di Mesir yang dibawa terdiridari unsur-unsur kebudayaan sebagai berikut:(pertanian, irigasi, bangunan seni pahat, senimembuat benda-benda, religi menyembahmatahari, sistem kepercayaan, upacara berkorbanmanusia, sistem masyarakat berdasarkan mother-right, adat perkawinan exogam dll)
  • 13. lanjutanKritikan: teori Perry mengandung banyak kelemahan:1. Unsur-unsur di dalam kompleks HeliolithicCivilization yang digambarkan Perry itu satu denganyang lain tidak sama dalam hal bentuk , arti danfungsinya2.Untuk memperkuat keterangannya semata-matahanya mendasarkan pada native explanation3. Keterangan-keterangan yang disampaikan kurangsesuai dengan kenyataan, misalnya dikatakan bahwahilangnya pertanian menyebabkan hilangnya prestiseDewi Bumi, menyebabkan hilangnya mother-right dantumbuhnya father-right
  • 14. ALIRAN DIFUSI HISTORISME JERMAN DAN AUSTRIA• Tokoh di Jerman: Franz Graebner• Tokoh di Austria: Pater Wilhelm Schmidt• Aliran ini secara khusus disebut aliran kultur historis• Pendapat:1.Perkembangan kebudayaan bukan terutama karenapenemuan sendiri melainkan karena peminjamankebudayaan2.Beberapa jenis kebudayaan lahir di Asia yang akhirnyamenyebar ke segala penjuru dunia mengadakan kontak satudengan yang lain, dan dan selanjutnya melahirkan perubahan3.Dengan penelitian tentang kebudayaan atau daerahkebudayaan secara hati-hati, orang dapat mendeteksioriginalitas jenis-jenis kebudayaan dan merekonstruksi jalanyang dilalui kebudayaan itu bermigrasi dan berdifusi
  • 15. ALIRAN HISTORISME AMERIKA SERIKAT• Tokoh Franz Boas (1858-1942)• Mengembangkan pada konsep wilayah kebudayaan (CulturArea) yang mendasarkan pada adanya unsur-unsurkebudayaan dan kompleks kebudayaan• Kebudayaan mempunyai suatu pusat tertentu• Bila orang menjauhi pusat itu akan dilihatnya perubahan-perubahan mengenai ungkapan-ungkapan atau perwujudankebudayaan• Makin jauh meninggalkan pusat kebudayaan, makin tipisungkapan kebudayaan yang sama dengan kebudayaan pusat,bahkan akhirnya tak dijumpai lagi ungkapan yang serupadengan kebudayaan pusat, dan akan dijumpainya pusatkebudayaan baru• Daerah peralihan yang terdapat diberbagai daerah itudinamai daerah marginal
  • 16. Lanjutan…..• Boas menolak generalisasi yang meluas dariahli-ahli evolusionisme yang klasik dan ahlidifusionisme yang ekstrem• Ia menganjurkan orang untukmempertimbangkan kemungkinan adanyapenemuan sendiri sebagai pendorongperkembangan dari dalam selain adanya difusisebagai pengaruh dari luar, ditambah lagiadanya pengaruh lingkungan dari keduanya• Boas melahirkan teori tentang kebudayan dankehidupan modern yang masuk dalamAntropologi modern
  • 17. ALIRAN NEO EVOLUSI
  • 18. TOKOH• Leslie White dan Julian Steward (1902-1972)• Pandangan White: Perkembangan kebudayaandihubungakan dengan energi1.Kebudayaan terdiri dari tiga subsitem yaitu: Teknologi,Sosiologi, dan Ideologi2.Sistem-sistem sosial dan dilsafat merupakan fungsi dariteknologi yang menjadi pendorong utama dari teknologiyang menjadi pendorong utama dalam hukum dasarevolusi kebudayaan3.Makin efisien produksi pertanian membebaskan orang daripertanian dan beralih pada lapangan pekerjaan lain, ketikaspesialis-spesialis itu memperoleh kekuatan yangdinyatakan dalam ketidak saman hak dan kewajiban, makaberkemabnglah sistem stratifikasi sosial, alasan inidiperkuat dengan ide-ide filsafati (ideologi)
  • 19. Lanjutan…• White menganggap perkembangan kebudayaanmanusia itu mula-mula berjalan sangat lambatkemudian bertambah cepat ketika manusiasudah menguasai energi atau berbagai sumbertenaga• Penemuan sumber etenaga yang baru akhirnyamenjadi pendorong gerak kebudayaan• Awal perkembangan manusia hidup sangatsederhana lama kelamaan berkembang menjadimasyarakat yang sangat kompleks• Evolusi berkembang menjadi Revolusikebudayaan
  • 20. REVOLUSI KEBUDAYAANV. GORDON CHILDERevolusi kebudayaan disebut Revolusi PengetahuanManusia (Revolution in Human Knowledge)Diawali dengan ditemukannya tulisan kemudianberkembang dengan cepat sampai adanya RevolusiIndustri
  • 21. Julian H. Steward• Berkembang aliran Multi Linear Evolution memberiperhatian pada keanekaragaman proses evolusi padatiap-tiap kebudayaan• Proses perkembangan di dunia ada yang sejajar, adapula yang khas atau unik• Proses perkembangan yang sejajar adalah prosesperkembangan unsur-unsur kebudayaan yang universalsistem mata pencaharian, sistem kemasyarakatan, dansistem religi• Proses perkembangan yang khas/unik terjadi padaunsur-unsur kebudayaan yang bukan universal atauprimer, yakni sekunder, karena berkembangnyakebudayan sekunder bersifat unik maka jika adapersamaan antara daerah satu dnegan yang lain dapatdiinterpretasikan karena adanya Difusi
  • 22. Memahami Pertumbuhan Kebudayaan (menurutSteward)1. Menganilis hubungan anatra teknologi sesuatu kebudayaandengan lingkungannya. Dalam tahap ini dikaji seberapajauh efektivitas kebudayaan yang bersangkutanmemanfaatkan sumberdaya yang ada untuk kepentinganpangan dan papan anggotanya2. Menganilis hubungan antara pola perilaku dengan teknologidalam kebudayaan yang bersangkutan. Dalam tahap inidikaji pola-pola perilaku anggota masyarakat dalammelaksanakan kegiatannya agar dapat mempertahankankelangsungan hidupnya3. Memastikan hubungan antara pola-pola perilaku dan unsur-unsur lain dalam sistem budaya yang bersangkutan. Dalamtahap ini dikaji pengaruh pekerjaan yang dilakukan supayabisa mempertahankan kelangsungan hidupnya terhadapsikap dan pandangan hidupnya terhadap kegiatan sosialdan hubungan pribadi