• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Nilai dan norma
 

Nilai dan norma

on

  • 15,707 views

Materi Sosiologi Kelas X

Materi Sosiologi Kelas X

Statistics

Views

Total Views
15,707
Views on SlideShare
15,405
Embed Views
302

Actions

Likes
3
Downloads
218
Comments
1

3 Embeds 302

http://lulukwulandarihariyanto.blogspot.com 300
https://www.facebook.com 1
http://lulukwulandarihariyanto.blogspot.ca 1

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel

11 of 1 previous next

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Nilai dan norma Nilai dan norma Presentation Transcript

    • NILAIDAN NORMA SOSIAL
    • TUJUAN PEMBELAJARAN :1. Siswa dapat menjelaskan pengertian nilai dan norma2. Siswa dapat mengidentifikasi nilai dan norma3. Siswa dapat membedakan nilai dan norma4. Siswa dapat memberikan contoh peran nilai dan norma dalam masyarakat5. Siswa dapat mengklasifikasikan kasus- kasus pelanggaran nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat
    • PengantarNilai dan norma sosial memiliki peranan penting dalam setiap masyarakat beradab. Hal ini dianggap penting karena seperangkat nilai dan norma tersebut berfungsi untuk mengatur tata kehidupan setiap anggota masyarakat sebagai mahluk sosial, sehingga tercapai suatu bentuk keteraturan yang berlandaskan pada sistem budaya masing-masing.
    • Nilai merupakan kumpulan sikap perasaan ataupun anggapan terhadap sesuatu hal mengenai baik-buruk, benar-salah, patut- tidak patut, mulia-hina, penting atau tidak penting.
    • Nilai sosial dalam sosiologibersifat abstrak karena nilaitidak dapat dikenali denganpanca indra. Nilai hanya dapatditangkap melalui benda atautingkah laku yang mengandungnilai itu sendiri.
    • Nilai (value) mengacu pada pertimbanganterhadap suatu tindakan, benda, cara untukmengambil keputusan apakah sesuatu yangbernilai itu benar (mempunyai nilaikebenaran), indah (nilai keindahan/estetik), dan religius (nilai ketuhanan).Pengertian nilai sosial adalah penghargaanyang diberikan masyarakat terhadap sesuatuyang dianggap baik, luhur, pantas danmempunyai daya guna fungsional bagimasyarakat.
    • PENDAPAT BEBERAPA AHLI SOSIOLOGI TENTANG NILAI SOSIAL :  Prof.Dr. Notonegoro  C. Kluckhohn  Robert M.Z. Lawang  Woods  Kimball Young
    • Nilai material Nilai vital Nilai kerohanian, yang dibedakan menjadi 4 macam : nilai keberanian nilai keindahan nilai moral (kebaikan) nilai religius
    •  nilai mengenai hakikat hidup manusia nilai mengenai hakikat karya manusia nilai mengenai hakikat kedudukan manusia dalam ruang dan waktu nilai mengenai hakikat hubungan manusia dengan alam nilai mengenai hakikat hubungan manusia dengan sesamanya
    • Robert M.Z. Lawang, nilai adalah gambaran mengenai apa yang diinginkan, pantas, berharga dan mempengaruhiperilaku sosial dari orang yang memiliki nilai itu.
    • Woods, nilai sosialmerupakan petunjuk umumyang telah berlangsung lama,yang mengarahkan tingkahlaku dan kepuasan dalamkehidupan sehari-hari.
    • Jenis-jenis Nilai Sosial Nilai sosial berdasarkan ciri sosialnya dapat dibedakan menjadi dua yaitu nilai dominan dan nilai yang mendarah daging.
    • Nilai Dominan• yaitu nilai yang dianggap lebih penting dibandingkan nilai lainnya. Ukuran dominan atau tidaknya suatu nilai didasarkan pada hal-hal berikut ini : • Banyaknya orang yang menganut nilai tersebut • Lamanya nilai itu digunakan • Tinggi rendahnya usaha yang memberlakukan nilai tersebut • Prestise/ kebanggaan orang-orang yang menggunakan nilai dalam masyarakat.
    • Nilai yang mendarah daging yaitu nilai yang telahmenjadi kepribadian dan kebiasaan.
    • •Ciri-ciri Nilai Sosial•Beberapa ciri nilai sosial adalah sebagaiberikut : 1. Bukan bawaan sejak lahir melainkan penularan dari orang lain 2. Terbentuk melalui sosialisasi 3. Merupakan bagian dari usaha pemenuhan kebutuhan dan kepuasan sosial manusia 4. Merupakan nilai interaksi sosial antar warga masyarakat
    • 5. Bervariasi antara kebudayaan yang satu dengan kebudayaan yang lain6. Dapat mempengaruhi perkembangan diri seseorang baik positif maupun negatif7. Memiliki pengaruh yang berbeda antar warga masyarakat8. Cenderung berkaitan antara satu dengan yang lain. Sehingga membentuk pola dan sistem sosial.9. Dapat mempengaruhi kepribadian individu sebagai anggota masyarakat.
    • 5. Pengawas, pembatas, pendorong dan penekan individu untuk selalu berbuat baik.6. Sebagai bentang perlindungan atau penjaga stabilitas budaya kelompok atau masyarakat.
    •  Nilai dan norma saling berkaitan. Walaupun demikian, keduanya dapat dibedakan. Untuk melihat kejelasan hubungan antara nilai dengan norma, dapat dinyatakan bahwa norma pada dasarnya adalah juga nilai, tetapi disertai dengan sanksi yang tegas terhadap pelanggarnya.
    • Keberadaan norma di masyarakat bersifatmemaksa individu atau kelompok agar bertindaksesuai dengan aturan sosial yang telah terbentuksejak lama. Norma adalah patokan perilaku dalam suatu kelompok masyarakat tertentu. Norma disebut pula peraturan sosial menyangkut perilaku-perilaku yang pantas dilakukan dalam menjalankan interaksi sosialnya. Norma dibangun di atas nilai sosial, dan norma sosial diciptakan untuk menjaga dan mempertahankan nilai sosial.
    •  Norma sosial dilihat dari tingkatan sanksi atau kekuatan mengikatnya, terdapat beberapa jenis norma, yaitu sebagai berikut : Tata Cara (usage) Kebiasaan (folkways) Tata Kelakuan (mores) Adat Istiadat (customs) Hukum (laws)
    • Norma Tata Cara adalah norma atau aturan yangdaya ikatnya sangat lemah. Orang yangmelanggar norma ini biasanya mendapatkansanksi ringan berupa celaan atau ejekan.
    •  Norma kebiasaan adalah perbuatan yang diulang-ulang dalam bentuk yang sama. Kebiasaan merupakan bukti bahwa orang menyukai perbuatan itu. Individu yang melanggar norma ini biasanya batinnya tidak tenang dan tidak nyaman. Sanksi yang diberikan hanya berupa teguran.
    •  Norma tata kelakuan merupakan norma yang bersumber kepada filsafat, ajaran agama, atau ideologi yang dianut masyarakat. Pelanggarnya disebut penjahat.
    •  Memberikan batasan pada perilaku individu dalam masyarakat tertentu. Mendorong seseorang agar sanggup menyesuaikan tindakan-tindakannya dengan tata kelakuan yang berlaku dalam kelompoknya. Membentuk solidaritas antara anggota-anggota masyarakat dan sekaligus memberikan perlindungan terhadap kebutuhan dan kerjasama antara anggota-anggota yang bergaul dalam masyarakat.
    •  Norma adat istiadat (customs) adalah kumpulan tata kelakuan yang paling tinggi kedudukannya, karena bersifat kekal dan terintegrasi sangat kuat dengan pola-pola perilaku masyarakat. Pelanggaran terhadap norma adat istiadat dapat memperoleh sanksi yang berat baik langsung maupun tidak langsung, misalnya dikucilkan dari masyarakat atau digunjingkan masyarakat.
    • Norma hukum merupakan norma yang bersifat formal dan berupa aturan tertulis. Sanksi terhadap pelanggar sifatnya paling tegasapabila dibandingkan dengan norma- norma sosial lainnya.
    • Dilihat dari sumbernya, norma sosial terdiri dari 6 macam, yaitu : Norma agama Norma kesopanan Norma kesusilaan Norma hukum Norma kelaziman Norma mode (fashion)
    • 1. Norma agama, yakni ketentuan-ketentuan hidup bermasyarakat yang bersumber pada ajaran agama. Norma agama, yakni ketentuan-ketentuan hidup bermasyarakat yang bersumber pada ajaran agama.3. Norma kesusilaan, yakni ketentuan-ketentuan yang bersumber pada hati nurani, moral atau filsafat hidup.
    • 4. Norma hukum, yakni ketentuan-ketentuan tertulis yang berlaku dan bersumber pada kitab undang-undang suatu negara.6. Norma mode (fashion), yakni cara dan gaya dalam melakukan dan membuat sesuatu yang sifatnya berubah-ubah serta diikuti banyak orang
    • umumnya tidak tertulishasil dari kesepakatan masyarakatapabila norma dilanggar maka yangmelanggar norma harus menghadapi sanksinorma sosial kadang-kadang bisamenyesuaikan perubahan sosial, sehingganorma sosial bisa mengalami perubahansosial
    • 1. sebagai aturan atau pedoman tingkah laku dalam masyarakat.2. sebagai alat untuk menertibkan dan menstabilkan kehidupan sosial3. sebagai sistem kontrol sosial dalam masyarakat